"Bukan Lagi Pilihan!" - Ratusan Guru Magelang Dijejali Kompetensi AI dan Koding di Era Digital
MAGELANG – "Dunia digital, AI, dan koding ini sudah di depan mata, bukan lagi pilihan." Pesan tegas itu menggema di Aula SMAN 1 Bandongan pada Sabtu (4/10/2025), di hadapan 120 guru dari seantero Magelang. Di tengah derasnya arus teknologi, para pendidik ini berkumpul untuk mengasah 'senjata' baru dalam sebuah pelatihan yang digagas Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Jawa Tengah bersama Telkomsel.
Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Maryanto, S.Pd, M.Si, saat membuka acara "Bhakti Telkomsel Untuk Negeri". Ia menekankan, guru harus menjadi kompas bagi siswa di tengah lautan informasi dan media sosial. Maryanto juga mengapresiasi IGI yang tak henti-hentinya berinovasi, seraya mengingatkan pentingnya karakter siswa melalui program "7 KAIH" atau 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Senada dengan itu, Ketua IGI Wilayah Jawa Tengah, Joko Susila, S.Pd, M.Pd, menegaskan kembali komitmen IGI sebagai rumah bagi para guru untuk terus belajar dan bertumbuh. "IGI adalah mitra. Fokus utama kami adalah memastikan rekan-rekan guru punya bekal yang cukup dan relevan untuk mendidik generasi masa depan," ujarnya.
Acara ini juga menjadi momen istimewa dengan dilantiknya pengurus baru IGI Kabupaten/Kota Magelang. Di hadapan para anggota, Nashuha, S.Ag, seorang guru dari MI Al Islam Krasak, Salaman, resmi dikukuhkan sebagai ketua baru oleh Ketua IGI Wilayah Jateng.
Para peserta kemudian disuguhi materi "daging" dari para pakar. Tak ketinggalan, sesi dari Telkomsel juga mencuri perhatian. Tim Telkomsel memperkenalkan solusi digital terpadu bagi ekosistem sekolah melalui aplikasi skul.id. Platform ini dirancang untuk memudahkan interaksi antara guru, siswa, dan orang tua, serta menyederhanakan administrasi sekolah dalam satu genggaman. Paparan dilanjutkan oleh Dr. Imron, S.Pd, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Wilayah IGI Jawa Tengah. Sebagai seorang fasilitator pembelajaran mendalam, ia mengupas tuntas konsep tersebut di hadapan para peserta. Sesi berikutnya diisi oleh Yuce Yahya Sukaca, M.Pd, yang menunjukkan betapa dahsyatnya peran AI dalam mengubah cara mengajar di kelas.
Tidak hanya para guru, di sudut lain, 32 siswa-siswi SMA/SMK terpilih juga mendapatkan pelatihan public speaking dan content creator gratis, hasil kolaborasi IGI Jateng dengan Universitas Stekom Semarang.
Kelancaran seluruh rangkaian acara ini tak lepas dari keramahan SMAN 1 Bandongan sebagai tuan rumah. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Bandongan ini menyuguhkan pemandangan hamparan sawah dan perbukitan hijau yang menatap langsung puncak Gunung Sumbing, menciptakan suasana sejuk dan asri bagi para peserta. Apresiasi pun mengalir untuk Kepala Sekolah, Mulyadi, M.Pd, beserta jajarannya.
Momen kebersamaan ini diabadikan dalam sesi foto di panggung terbuka sekolah, menutup hari yang penuh inspirasi.
___________ @nash2025
Galeri Foto